Aku : Farah itu berani ya, dia bisa memulai pembicaraan sama orang lain.
Hasna : Iya, padahal lawan bicara mas-mas.
Umi : Farah kan memang berani, gak kayak kamu berdua.
Aku-Hasna : #cemberut
Abi : Why are you so shy?
Hasna : ...
Aku : Mangoes fall down not too far from the tree (maksudnya, 'mangga jatuh tidak jauh dari pohonnya')
Abi : #ngakak# bahasa inggrisnya bukan itu
Aku : Lah terus?
Abi : Like son like father
Umi : boso jowone yo 'kacang ora ninggal lanjaran'.
Jumat, 20 Juni 2014
Kamis, 12 Juni 2014
Loak
Hari ini beberes rumah. Rumah depan dah jadi dan aku sekeluarga harus rempong pindahin barang, bersih-bersih, dan beberesan. Satu hal yang membuatku ingin menuliskan blog adalah karena ada peristiwa yang gawat. Jadi begini ceritanya :
Umi : Mbak, itu ditata buku-bukunya, bikin berantakan!
Aku : (mendesah melihat plastik setinggi 50 cm berisi buku pelajaran) diloakin aja sih
Umi : Dicek dulu dong, barangkali aja masih ada buku yang penting
Aku : Itu mah buku jaman SD
Umi : Yo bejo berarti, pilihin buat adekmu, terutama yang buku paket, sayang tuh masih bagus kinclong begitu
Aku : Kan beda kurikulum, lagian itu buku paket jaman tahun lama banget mi ...
Umi : Pokoknya dipilihin dulu yang masih bisa dipake
Aku : (mengelak) lagian Farah mana mungkin sanggup belajar buku paket sebanyak ini
Umi : ini anak! pokoknya dipilihin aja dulu!
Aku : ya (memilah-milah)
Beberapa menit kemudian ...
Umi : (melihat kinerjaku, sekilas menatap album kenangan pernikahannya) Loh, ini album pernikahan umi kan?
Aku : Ya
Umi : Nemu dimana?
Aku : Dari dalem plastik
Umi : Nah kan, kamu mau ngeloakin album pernikahan umi? Di dalemnya juga ada foto kamu waktu kecil
Aku : (tersipu sambil nahan ketawa) Yaya, untung aja ya dipilihin dulu
Umi : (geleng kepala)
Umi : Mbak, itu ditata buku-bukunya, bikin berantakan!
Aku : (mendesah melihat plastik setinggi 50 cm berisi buku pelajaran) diloakin aja sih
Umi : Dicek dulu dong, barangkali aja masih ada buku yang penting
Aku : Itu mah buku jaman SD
Umi : Yo bejo berarti, pilihin buat adekmu, terutama yang buku paket, sayang tuh masih bagus kinclong begitu
Aku : Kan beda kurikulum, lagian itu buku paket jaman tahun lama banget mi ...
Umi : Pokoknya dipilihin dulu yang masih bisa dipake
Aku : (mengelak) lagian Farah mana mungkin sanggup belajar buku paket sebanyak ini
Umi : ini anak! pokoknya dipilihin aja dulu!
Aku : ya (memilah-milah)
Beberapa menit kemudian ...
Umi : (melihat kinerjaku, sekilas menatap album kenangan pernikahannya) Loh, ini album pernikahan umi kan?
Aku : Ya
Umi : Nemu dimana?
Aku : Dari dalem plastik
Umi : Nah kan, kamu mau ngeloakin album pernikahan umi? Di dalemnya juga ada foto kamu waktu kecil
Aku : (tersipu sambil nahan ketawa) Yaya, untung aja ya dipilihin dulu
Umi : (geleng kepala)
Senin, 14 April 2014
InstaMate
Dear Mate,
Aku bukan orang yang mudah bergaul, bukan kuper, bukan supel. Terkadang di dunia nyata, teman bisa dibilang punya banyak, tapi teman yang benar-benar teman relatif sedikit. Teman itu penting, dan aku memang suatu saat pasti membutuhkan TEMAN. Boleh jadi teman di dunia maya pun oke. Secara pribadiku sendiri, teman di dunia maya emang kelihatannya keren, ada juga yang beralasan memperlancar bahasa inggris bagi yang friend sama orang luar, atau alasan apalagi lah. Pribadiku sendiri, aku bukanlah orang yang senang berteman di dunia maya, alasannya HATI-HATI. Gara-gara banyak berita kriminalitas akibat teman di dunia maya, aku bener-bener lock diri dari teman dunia maya, kalau aku gak kenal dia maka buat apa 'make a friend' dengannya.
Aku bukan orang yang super gaul dan selalu update, mengenai Instagram sendiri aku juga baru bikin akun belum lama ini. Tapi social network yang satu ini memang gak bikin bosen sih, ada fb, twitter, path, dan sebagainya, kesannya keren kalau punya akun dari semuanya. Okelah, di instagram (yang juga sama kayak social network lainnya), aku banyak mencari orang-orang dari luar yang mungkin harus di-stalk dulu. Terkadang dari foto-foto mereka, aku penasaran dan pengen tahu banget 'mereka lagi ngapain sih' dan akhirnya aku ngomen juga di fotonya. Tanya-tanya-tanya, lama kelamaan ngerasa biasa, gak canggung. Aku seneng bisa berbagi pengalaman dengan mereka semua, dan mereka juga sepertinya sama kayak aku, karena gak terlalu kenal jadi komenan kita serasa formal banget. Ya okelah, it's fine, toh tujuanku juga pengen nanya doang kan, not 'make a friend'. Jadi intinya, mereka-mereka itu teman di insta tapi teman yang bukan benar-benar teman.
INSTAMATE
Kalo Dinu, dia adalah teman adikku di Qatar. Asalnya dari Sri Lanka, dulu aku sering bertemu dengannya, dan sekarang karena adikku sudah pindah sekolah di Indonesia, dia jadi teman mayanya adikku. Terkadang aku juga sering nge-chat dia di fb, dan tiba-tiba saja pengen tanya-tanya sesuatu ke dia, dan jadilah tanya kabar.
BALI 6-11 MARET 2014
Kamis, 6 Maret 2014
23.00 - off dari SMA 1 Pekalongan
Jumat, 7 Maret 2014
5.00 - Istirahat di Kurniajaya, Ngawi, Jawa Timur.
11.45 - Istirahat di Gempol, Pasuruan, Jawa Timur (depan Pusdik Brimob)
17.45 - PLTU Paiton _ terletak di perbatasan Kabupaten Probolinggo dengan Situbondo. Dibangun dengan bantuan dana dari Jepang dan Amerika.
22.30 - Pelabuhan Banyuwangi.
8 Maret 2014
1.00 WITA - Pelabuhan Gilimanuk
Waktu itu kebetulan ada acara di Bali, dan aku lupa itu acara apa -_-"
Pertama kalinya aku lihat pemandangan seperti itu. Aku yang terbiasa hidup di lingkungan mayoritas Islam, sedikit kaget melihat suasana di Bali, mereka semua umat Hindu yang taat.
Jalanan di Bali emang lebih bersih jika dibandingkan dengan daerahku.
11.45 - Tanjung Benoa
Naik kapal menuju Pulau Penyu
Pulau Penyu
9 Maret 2014
08.00 - Berangkat dari Hotel Made menuju Dewata Pusat Oleh-Oleh
Jalan Tol di atas laut. Keren dan asyik, membayangkan seperti berada di luar negeri. *IndonesiakuHebat*
11.00 - Pantai Pandawa
14.00 - Pura Uluwatu
10 Maret 2014
09.00 - Bedugul
11.00 - Perjalanan pulang
Membawa capek, pegal, dan rasa sakit dimana-mana. Itulah, Bali is fun, but CAPEK. *terutama perjalanannya yang makan waktu dua hari sendiri. Okelah kalo naik pesawat ...*
23.00 - off dari SMA 1 Pekalongan
Jumat, 7 Maret 2014
5.00 - Istirahat di Kurniajaya, Ngawi, Jawa Timur.
11.45 - Istirahat di Gempol, Pasuruan, Jawa Timur (depan Pusdik Brimob)
17.45 - PLTU Paiton _ terletak di perbatasan Kabupaten Probolinggo dengan Situbondo. Dibangun dengan bantuan dana dari Jepang dan Amerika.
22.30 - Pelabuhan Banyuwangi.
8 Maret 2014
1.00 WITA - Pelabuhan Gilimanuk
4.45-7.00 - Transit dekat dengan Tanah Lot
7.00 - Tanah Lot
10.00 - On The Way to Tanjung Benoa
Waktu itu kebetulan ada acara di Bali, dan aku lupa itu acara apa -_-"
Pertama kalinya aku lihat pemandangan seperti itu. Aku yang terbiasa hidup di lingkungan mayoritas Islam, sedikit kaget melihat suasana di Bali, mereka semua umat Hindu yang taat.
Jalanan di Bali emang lebih bersih jika dibandingkan dengan daerahku.
11.45 - Tanjung Benoa
Naik kapal menuju Pulau Penyu
Pulau Penyu
Paralayang dan permainan air lainnya.
14.00 - Kuta
19.00 - Tidur di Hotel
08.00 - Berangkat dari Hotel Made menuju Dewata Pusat Oleh-Oleh
Jalan Tol di atas laut. Keren dan asyik, membayangkan seperti berada di luar negeri. *IndonesiakuHebat*
11.00 - Pantai Pandawa
14.00 - Pura Uluwatu
16.00 - Garuda Wisnu Kencana
10 Maret 2014
09.00 - Bedugul
11.00 - Perjalanan pulang
Membawa capek, pegal, dan rasa sakit dimana-mana. Itulah, Bali is fun, but CAPEK. *terutama perjalanannya yang makan waktu dua hari sendiri. Okelah kalo naik pesawat ...*
Langganan:
Postingan (Atom)










