Selasa, 21 Juli 2015

We're BOSS

BOSS - Brotherhood of Science Seven - XII IPA 7 - graduated in 2015

The greatest one

The best one

The perfect one

The classical one

The historical one

'cause we're friends

“I would rather walk with a friend in the dark, than alone in the light.” 
― Helen Keller



The chatty - The discerning - The bold - The tender - The sociable - The unexpected - The proud - The perfect - The imaginary - The indulgent - The curious - The lover - The taciturn - The empathy - The fortunate - The comical - The model - The pious - The dauntless - The venturesome -  The droll - The polite - The calm - The peculiar - The passion - The boost - The poetic - The feminine - The boss - The impressive

Kamis, 04 Juni 2015

A Post from SoA











Penulis SoA disini. Lama gak buka blog, yah beginilah. Sibuk selama setahun kemaren. Sibuk belajar (ceile!). Berhubung sekarang sudah lulus SMA dan tinggal nunggu daftar ulang nanti, banyak waktu yang kosong. Dari kemaren sampai sekarang, pikiranku terus muter-muter di cerita Naruto Shippuden. Padahal komik tuh sudah selese dari tahun kemaren dan aku baru tahu sebulan yang lalu, gara-gara penasaran sama ending ceritanya. Setelah tahu endingnya di chapter 700, malah jadi semakin penasaran gara-gara Naruto nikah sama Hinata dan punya anak, dan juga Sasuke yang nikah sama Sakura. Ah yasudahlah.



Baiklah, sekarang sudah mulai bosan dengan hal itu. Entah tiba-tiba saja kangen ngegambar. Usil-usil ngegambar plot-plot di SoA. Dulu pernah kepikiran jadi komikus, tapi gak bisa gambar cowok cakep, entah kalo gambar plot cowok agak kurang bagus. Ya sudahlah,

Ini Aida. Pemeran utamanya. Tomboi, suka bikin gaduh, hobinya mukul-mukul meja, dielesin drum malah ngerusakin, sampe akhirnya dia ikut liburan ke Kudus sama keluarga pamannya. Mulai tertarik sama dunia gamelan (gamelan milik mbah Wahyu), dan terkagum-kagum sama rumah gedongan (rumah tua bikinan belanda).

Gak tau kenapa, Aida di gambar ini malah kelihatan feminin banget. Sebenarnya, gambar ini punya pesan gitu. Itu Aida pakai kebaya sama roknya dari jarit batik motif 'parang'. Berhubung masih kurang ahli, mungkin gambarnya jadi sedikit abstrak.

Karakter Aida ini digambarkan awalnya gadis yang gaul dan gak terlalu suka budaya, namun sedikit demi sedikit ia mulai mengenal alat musik gamelan. Di Kudus dia ikut main gamelan dan masuk dalam grup remaja. Bertemu dan bersahabat dengan Charlote, gadis bule misterius. Endingnya, Aida jadi cinta sama gamelan.

Penggambaran tokoh ini sebenarnya dibuat karena banyak anak jaman sekarang yang gak tau alat musik gamelan, bahkan menyangkut pautkan musik gamelan dengan hal mistik. Ayolah, orang bule banyak banget yang ngincer alat musik ini. Kenapa generasi muda Indonesia banyak yang gak tau, belum pernah melihat, bahkan menyentuh atau memainkannya.

Alhamdulillah, dulu waktu SD penulis pernah jadi pemain saron. Tapi setelah SMP-SMA alat musik kayak gini jarang banget ditemuin. Padahal dulu penulis berharap bisa terus melanjutkan ekskul karawitan (gamelan).

Kalau menurut penulis, gamelan itu alat musik yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan keselarasan otak kanan dan otak kiri, tak hanya itu, gamelan juga dimainkan oleh banyak orang, sehingga kita diajarkan untuk tidak egois dan bisa bekerja sama untuk menghasilkan nada-nada gamelan yang indah.

Bandingkan dengan piano atau biola, alat musik gamelan sudah pasti memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Dulu waktu SD pun rasanya sering dimarahi gara-gara tempoku waktu main saron gak selaras sama tempo alat musik bonang. Ya sudahlah,

Semoga, suatu saat nanti, alat musik tradisional bisa jadi salah satu mata pelajaran di sekolah. Amin. (doa penulis dan Aida)

Karakter selanjutnya yang sangat penting adalah Charlote.

Dia gadis keturunan Indo-Belanda, dengan ibunya yang orang Kudus dan ayahnya yang orang Belanda. Menjadi anak yatim piatu diumur tiga tahun dan dirawat oleh pamannya (orang belanda) hingga ia jadi remaja. Pamannya, Mr. Smith memaksanya untuk tinggal di Indonesia. Di Indonesia Charlote justru dijadikan anak buah oleh pamannya sendiri. Mr. Smith ingin membeli gamelan milik mbah Wahyu, namun mbah Wahyu menolak. Hal ini membuat Mr. Smith akhirnya menyuruh Charlote untuk mencuri saron penerus.

Karakter Charlote ini awalnya digambarkan sangat pendiam. jarang bicara, dan pemalu. Orangnya sangat tertutup dan senang menyendiri. Di anggota kelompok remaja, dia sering dijauhi oleh anggota lainnya. Namun, akhirnya karakter Charlote ini mulai lebih berani. Ia mulai terbuka dan berbicara tentang masa lalunya, bahkan ia membuka aib pamannya sendiri. Hingga akhirnya, Charlote-lah yang membantu Aida menyelesaikan perkara gamelan antara mbah Wahyu dan Mr. Smith.

Tokoh Charlote pun digambarkan sebagai sahabat Aida yang sama-sama mencintai gamelan dan berusaha mati-matian melindungi gamelan dari tangan pamannya sendiri. Gambar Charlote di atas tersebut mungkin agak kurang menggambarkan kalau dia bule. Wajah Charlote yang aslinya memang seperti itu, bule dengan hidung mancung, dan rambut pirang.

Sebenarnya di buku SoA masih ada banyak karakter lainnya, termasuk 6AB yang beranggotakan enam cucu mbah Wahyu yang bandelnya gak ketulungan. Selain itu juga masih banyak karakter pendukung lainnya seperti kelompok remaja yang juga ikut berpartisipasi dalam menyelesaikan perkara gamelan.

Endingnya ... ya begitulah.(biar penasaran)

Buku pertama penulis ini menjadi buku perdana dengan tema budaya-komedi. Semoga bisa membuat para pembaca mengerti tentang gamelan. Sang penulis benar-benar maniak gamelan dan berharap suatu saat bisa main gamelan dan pentas di dunia internasional, dan juga berharap pemerintahan bisa menjadikan alat musik tradisional menjadi mata pelajaran utama di sekolah.

P.S: bagi yang ingin beli buku SoA langsung dari penulis bisa kontak ke email penulis : aldekakamilia@yahoo.co.id

Sekian kata-kata bijaknya. Salam manis dari Aida dan karakter-karakter SoA.
Love you all !!!

Minggu, 14 Desember 2014

P to JK Dream Cast



Female high-schooler Kako met Kota at a party for adults. Although she gets into a good mood with him, she finds out he's actually a policeman.When Kota realizes Kako is only in high school, he changed his attitude drastically and starts rejecting any possible romance between them.

I began to read this manga since three months ago. I bought volume 1 and 2, and I was really enjoy the stories between Kako and Kota. Since Kako is highschool girl but Kota is a policeman, of course I never thought about their love story. Maybe, this manga will be popular like Ao Haru Ride. Or maybe it will be a live action movie. >.<.

Thinking of this, I began to make dream cast for this manga, lol. Doing this just for fun.



My dream casts are :
Yuiko Kariya as Kako Motoya
Jingi Irie as Kouta Sagano
Shono Hayama as Heisuke Ookami

Ao Haru Ride - New Pic of Dream Cast




So, I just want to say that they are just dream cast of aoharaido. I really ship Ai Hashimoto and Goro Kurihara as Futaba Yoshioka and Kou Mabuchi (maybe for dorama, fufu). Btw, December 13th, Ao Haru Ride was released. >.< ... Glad to hear that. I want to watch Masahiro Higashide and also Tsubasa Honda who acted together in that live action.

Minggu, 21 September 2014

RANDOM PIC - #2

Casual Style of Nana Komatsu and Ai Hashimoto 


Ai Hashimoto and Mayuko Fukuda play the role as mother 

Miki Honoka 

Nana Komatsu 

Ai Hashimoto 

Mayuko Fukuda 

Cute Couple [Itakiss LIT - Mirai Nikki - docomoCM - Boku ga Ita Jikan - Sakura Futatabi - Kanseito] 

From left : Mayuko Fukuda, Miki Honoka, Ai Hashimoto, Masaki Okada, Yuki Furukawa, Goro Kurihara 

I think that 'they are pretty cute' 

Miki Honoka and Yuki Furukawa [couple in Itakiss LIT] 


I don't know why I like to see both of them, they were born at same date-month-year (January, 12 1996)

BEAUTY OF INDONESIA - #1 Dieng










Sabtu, 13 September 2014

Ao Haru Ride - Dream Casts


Futaba Yoshioka wants to "reset" her life. In junior high, girls ostracized Futaba because too many junior high boys liked her. The only boy Futaba liked, Kou Tanaka, moved away before she could tell him how she felt. Now in high school, Futaba is determined to be unladylike so her new friends will not become jealous of her. While living her new life contentedly, she meets Kou again, but he now uses the name Kou Mabuchi and has a cold attitude. He tells her that he liked her too in junior high, but feels differently now.



Oh, I really like this kind of shojo manga. I began to read online until chap 42 and the stories are so awesome. This manga has series of anime and a live action movie in this year (2014). What a popular manga! Sometimes I thought that it must be a live action dorama. Oh, I really hope. >_<. You know, when I have spare time, I do my imagination to chose actresses and actors for my dream casts of aoharaido, LOL. But, in the end I really did it. This is about the lucky actresses and actors who act as the casts, remember, this is just my imagination ...



All the casts (except Masaki Okada) were born in 1996-1998. I thought that they are suit to act together as high schooler. Why I chose Ai Hashimoto as Futaba Yoshioka? Because Ai-chan has more similarities with Futaba. She is cute and her act is so great in many films. Ai-chan is my fav actress, I love her act in Kokuhaku, Hard Nut, and Kanseito.



And for the coolest character I almost like is Kou Mabuchi. I really want Goro Kurihara as Kou Mabuchi cause he has a liar side like Kou, lol. Not only handsome and cool as Kou, Goro-kun also has nice acting and perfect height, I watch him on Reset SP and Goro-kun didn't look japanese at all, lol. I knew him when I watch Customize, and I was interested with the vocal lead, searching him and find out this actor.



For Toma Kikuchi, of course I chose the cute actor. Kenta Matsui. lol. His face really cute, looks different with Goro who has liar side, Kenta has baby face. He also can play bass (or guitar) that suit with his role as Toma. He is little shorter than Goro-kun.





And for another casts, Nana Komatsu as Shuuko Murao. I knew her in Kawaki, she looks so adorable and mysterious.



Sister of Alice Hirose, Suzu Hirose looks so cute like Yuri Makita. She has short hair and cute face.


Jesse Lewis as Aya Kominato. In my opinion, his hair looks so similar with the style of Aya's hair.



Maika Yamamoto as Yui Narumi


And the last character is Yoichi Tanaka, the best actor for this role maybe Masaki Okada. Masaki-kun looks like Goro-kun. And of course Masaki-kun is higher and older than Goro-kun. That's why I chose him. He is senior in acting too.



This is just my imagination about the dream casts of Aoharaido. Hope soon it will be a live action dorama. I really hope >_<.
I also made a parody video of aoharaido dream casts. Just check my channel ... thanks



Jumat, 20 Juni 2014

Like Son, Like Father

Aku : Farah itu berani ya, dia bisa memulai pembicaraan sama orang lain.
Hasna : Iya, padahal lawan bicara mas-mas.
Umi : Farah kan memang berani, gak kayak kamu berdua.
Aku-Hasna : #cemberut
Abi : Why are you so shy?
Hasna : ...
Aku : Mangoes fall down not too far from the tree (maksudnya, 'mangga jatuh tidak jauh dari pohonnya')
Abi : #ngakak# bahasa inggrisnya bukan itu
Aku : Lah terus?
Abi : Like son like father
Umi : boso jowone yo 'kacang ora ninggal lanjaran'.


Kamis, 12 Juni 2014

Loak

Hari ini beberes rumah. Rumah depan dah jadi dan aku sekeluarga harus rempong pindahin barang, bersih-bersih, dan beberesan. Satu hal yang membuatku ingin menuliskan blog adalah karena ada peristiwa yang gawat. Jadi begini ceritanya :

Umi : Mbak, itu ditata buku-bukunya, bikin berantakan!
Aku : (mendesah melihat plastik setinggi 50 cm berisi buku pelajaran) diloakin aja sih
Umi : Dicek dulu dong, barangkali aja masih ada buku yang penting
Aku : Itu mah buku jaman SD
Umi : Yo bejo berarti, pilihin buat adekmu, terutama yang buku paket, sayang tuh masih bagus kinclong begitu
Aku : Kan beda kurikulum, lagian itu buku paket jaman tahun lama banget mi ...
Umi : Pokoknya dipilihin dulu yang masih bisa dipake
Aku : (mengelak) lagian Farah mana mungkin sanggup belajar buku paket sebanyak ini
Umi : ini anak! pokoknya dipilihin aja dulu!
Aku : ya (memilah-milah)
Beberapa menit kemudian ...
Umi : (melihat kinerjaku, sekilas menatap album kenangan pernikahannya) Loh, ini album pernikahan umi kan?
Aku : Ya
Umi : Nemu dimana?
Aku : Dari dalem plastik
Umi : Nah kan, kamu mau ngeloakin album pernikahan umi? Di dalemnya juga ada foto kamu waktu kecil
Aku : (tersipu sambil nahan ketawa) Yaya, untung aja ya dipilihin dulu
Umi : (geleng kepala)

Senin, 14 April 2014

InstaMate

Dear Mate,
Aku bukan orang yang mudah bergaul, bukan kuper, bukan supel. Terkadang di dunia nyata, teman bisa dibilang punya banyak, tapi teman yang benar-benar teman relatif sedikit. Teman itu penting, dan aku memang suatu saat pasti membutuhkan TEMAN. Boleh jadi teman di dunia maya pun oke. Secara pribadiku sendiri, teman di dunia maya emang kelihatannya keren, ada juga yang beralasan memperlancar bahasa inggris bagi yang friend sama orang luar, atau alasan apalagi lah. Pribadiku sendiri, aku bukanlah orang yang senang berteman di dunia maya, alasannya HATI-HATI. Gara-gara banyak berita kriminalitas akibat teman di dunia maya, aku bener-bener lock diri dari teman dunia maya, kalau aku gak kenal dia maka buat apa 'make a friend' dengannya.

Aku bukan orang yang super gaul dan selalu update, mengenai Instagram sendiri aku juga baru bikin akun belum lama ini. Tapi social network yang satu ini memang gak bikin bosen sih, ada fb, twitter, path, dan sebagainya, kesannya keren kalau punya akun dari semuanya. Okelah, di instagram (yang juga sama kayak social network lainnya), aku banyak mencari orang-orang dari luar yang mungkin harus di-stalk dulu. Terkadang dari foto-foto mereka, aku penasaran dan pengen tahu banget 'mereka lagi ngapain sih' dan akhirnya aku ngomen juga di fotonya. Tanya-tanya-tanya, lama kelamaan ngerasa biasa, gak canggung. Aku seneng bisa berbagi pengalaman dengan mereka semua, dan mereka juga sepertinya sama kayak aku, karena gak terlalu kenal jadi komenan kita serasa formal banget. Ya okelah, it's fine, toh tujuanku juga pengen nanya doang kan, not 'make a friend'. Jadi intinya, mereka-mereka itu teman di insta tapi teman yang bukan benar-benar teman.
INSTAMATE






Kalo Dinu, dia adalah teman adikku di Qatar. Asalnya dari Sri Lanka, dulu aku sering bertemu dengannya, dan sekarang karena adikku sudah pindah sekolah di Indonesia, dia jadi teman mayanya adikku. Terkadang aku juga sering nge-chat dia di fb, dan tiba-tiba saja pengen tanya-tanya sesuatu ke dia, dan jadilah tanya kabar.