Jumat, 29 Juni 2012

BIBI'S DIARY : BIBI KETU IS A DIFFERENT MAID


BIBI KETU, adalah panggilan dari seorang pembantu yang di sebut DARDES-KEKOT alias pembantu (DARI DESA KE KOTA) Bibi ketu ini sudah berpuluhan kali di panggil untuk menjadi pembantu di sebuah rumah mewah, anehnya, si bibi menolak bukannya seneng, tapi nolak. Sewaktu di tanya dengan sahabatnya:
“Ketu, kenapa kamu gak mau?seharusnya kamu senang jadi pembantu di sebuah rumah yang mewah, aku saja ingin loh ...”kata sahabat si Bibi yang bernama Wadhun.

“Bukan itu masalahnya Dhun, aku memang senang di panggil di rumah mewah, tapi rumah mewah itu pasti besar,luas,panjang, dan sebagai nya! Masa aku harus nyapu, ngepel, naik turun tangga ,belum lagi rumah besar terlalu banyak ruangan, nanti di suruh nyapu Ehh...malah ke WC, barang di suruh besihin WC ehh...malah ke dapur,” kata sang Bibi puanjang, luebarr dengan nada memelas.
Itu lah kelemahan sang bibi, padahal,kalau udah di sana! Wihh,,,,mantep, suaranya bablasss......

Dan kadang si bibi ini suka latah, tidur terus, salah ngomong, budek dan... wahh banyak pokoknya, jadi nanti kalau ibu kalian memanggil bibi ketu buat ngurusin rumah, jangan kaget ya!

BIBI'S DIARY : FUNNIEST STORIES EVER

JUST A STORY
Dear Diary,
Pada hari minggu, aku menemani Bibi Inem berbelanja di mall. Seharusnya, Bibi Inem berbelanja di pasar. Di karenakan pasar tradisional tutup, Bibi Inem harus berbelanja di mall yang megah. Aku di suruh Bunda menemani Bibi Inem di mall. Bunda takut terjadi sesuatu di mall nanti. Setelah 2 setengah jam kami berbelanja, kitapun kembali keluar dari mall. Bibi Inem seperti tidak pernah ke mall.  Ada 5 kejadian di luar dugaanku. Bagaimana tidak, 

1.seharusnya, kita membayar belanjaan kita di cashier, tapi, Bibi Inem langsung membayarnya ke penjaga yang ada di sana. Aku tahu 100% penjaga itu pasti bingung. 

2.Bibi Inem menaruh buah-buahan tidak di plastik yang sudah di sediakan dari mall, tapi, Bibi Inem memasukkan buah-buahan di plastik yang Bibi bawa dari rumah,katanya sih biar gak boros plastik! katanya bibi,”kita tuh harus “Laiyp Griiin”
“Life Green,BIBI!!” bantahku. 

3.Bibi Inem sempat tidak tahu di mana tempat gula. Aku menyuruh Bibi Inem menanyakan kepada penjaga berbaju biru yang di bagian belakangnya tertulis:
“We Are Ready To Help You”
yang sedang menata puluhan minuman soda. Aku meninggalkan Bibi Inem dan mengambil permen di rak bagian depan. Tak ku sangka! Bibi Inem memang mendapatkan gula yang ia inginkan tapi,....ia bukan menanyakan kepada penjaga yang ku maksud itu, tapi, ibu-ibu tua berbaju BIRU!memang di bagian belakangnya ada sebuah tulisan,yang tertulis:”We Are Granny!”
BIBI!

4.sebenarnya ini adalah tingkah laku anak di bawah lima tahun/balita. Bibi Inem mengambil seplastik coklat kering. Katanya, dari kecil ia ingin sekali merasakan coklat. Kebetulan, aku juga membelinya jadi aku beri kesempatan Bibi Inem untuk mencobanya. Aku kaget setelah melihat tangan dan mulut Bibi Inem kotor dengan cream-cream coklat. Tidak! Bibi Inem sudah memakannya sebelum di bayar. Mana bagian BarCodenya ikut ter-robek! Aku malu sekali melihat tingkah lakunya. Bibi,,oh Bibi....

5.Terakhir, aku melihat Bibi Inem tertawa kecil di pojok mall tempat sabun dan shampoo. Aku yang sedang menunggu antrian mendekati Bibi heran. Ternyata Bibi Inem tertawa melihat sebuah cahaya merah dari alat berbentuk kotak. Katanya, itu seprti lampu sorot yang suka ia lihat waktu pesta-pesta orang kaya atau acara dangdutan jaman dahulu. “Tidak Bibi. Itu alat untuk mengecek harga. Cahaya merah tiu untuk mendeteksi BarCodenya,bukan lampu sorot.” Kataku.
tanpa rasa malu, aku langsung menceritakan semua kejadian kepada Bunda, Bunda hanya tertawa kecil melihat aku bercerita panjang lebar tentang tingkah laku Bibi Inem. Dan tak lupa, aku juga langsung menceritakannya kepada, Diaryku. ;)

Kamis, 28 Juni 2012

RAJIN

Pada suatu hari, di pagi yang cerah, tenang, damai, segar, dan sejuk. tapi sebenarnya TIDAK SEJUK. yah, pagi itu kira-kira pukul six thirty, semerbak bau-bauan yang extraordinary yaitu OBONG-OBONGAN (bakar-bakaran) SAMPAH! mending kalau bakar-bakar sate ... wkwkwkwk

Aldeka : Siapa sih yang bakar-bakar pagi-pagi gini? *nada kesal
Simbah putri : Gitu aja dipikirin, mikir amat sih siapa yang bakar-bakar ... *nada ketus
Aldeka : Kan gak baik untuk kesehatan, mbah. Berarti mereka gak tahu diri dong. pagi-pagi malah bikin
              POLUSI UDARA!  
Simbah putri : BERARTI MEREKA RAJIN! PAGI-PAGI DAH BAKAR SAMPAH ....
Aldeka : *ngedumel dalam hati* secara kesehatan kan gak berlaku tuh ...

You? Its You!

sometimes,little child very difficult to understand.
sometimes,they wanna know something new..
sometimes,they funny....see this story,

Farah: Mbak, kamu tuh aneh. makan nasi pakai sumpit. kan susah...
Hasna: siapa yang aneh?
Farah: kamu...
Hasna: lah iya, kamu kan..
Farah: bukan!kamu Mbak!
Hasna: lah iya,kata Farah kamu, berarti kamu kan?
Farah: Mbak!!ahhhhhhh!!! (dia teriak dengan sendirinya. padahal Hasna sangat santai menanganinya.)

Rabu, 27 Juni 2012

DEAF DAY, JUST TWO DAYS

Kemarin tanggal 25 Juni 2012 sampai keesokan harinya. aku hanya bisa terkapar sekarat selama dua hari 24 jam tanpa henti, ada orkesan di rumah tetangga belakangku dengan volume yang bukan main kerasnya. selama dua hari itulah aku sekeluarga berakting menjadi orang tuli.

Hasna : MBAK, MINTA DIBUATKAN TEH GAK?
Aldeka : APA????
Hasna : TEH TEH
Aldeka : ENAK SAJA, BUAT SENDIRI SANA!!!
Hasna : MAKSUDKU, MINTA DIBUATKAN TEH APA GAK?????
Aldeka : oooh kupikir kamu minta dibuatkan, haha ....

atau

Umi : NANA, SIRAM TANAMAN SANA!
Hasna : *serius baca novel
Umi : HASNA!!!!!!!!
Hasna : .....
Umi : HASNA !!!!!!!!! *TERIAKAN TRIPLE KUADRAT
Hasna : KENAPA UMI????

selama dua hari itulah adalah akting hari tuli di keluargaku. MENGENASKAN! tapi bagiku itu hal biasa sih ... HAHAHAHA

WHERE IS THE TIMUR?

Farah : Umi, timur itu disebelah kanan apa kiri?
Umi : (memandang bingung)
Farah : iihh umi, timur itu kanan apa kiri?
Umi : yang benar itu pertanyaannya kayak gini 'TIMUR ITU WETAN APA KULON?'
Aldeka : ............

Selasa, 13 Maret 2012

Pekalongan, OneDay In Neutron

Today is Sunday, and now I feel so sad,because Seli my friend cant go together with me to Neutron.

But it's ok for me to went alone with no friend to talk to, and I kept silent with no friends, waiting someone to came and talked something to me.

A girl permitted to me for borrowing my sharpener, and I gave it to her, then she said "Thank you ..." And I feel so relieved that she could talked with me, although just to borrowed my sharpener.

And she turned back my sharpener with no other word except "thanks"
Ok, it's too terrible.

Guess what, in this week, the schedule weekend program is English, wow I can show them my ability in english, I though ...

The teacher was so kind to me, she admire me, and asked some questions about my life and personality. She concluded that I really like english, I also asked her about her skill in speaking english and it is awesome.

She became from lovely city in Ciamis, West Java and studied in Yogyakarta. She always expected that she could talked with foreign to shown her skill in speaking, and now her wish became true, she can spoke with many foreign in Yogyakarta.

Her skill in speaking english completely like American people, talked fast and with polite language, truly she was an amazing teacher that I have ever know. And we were continued talking and share experiences of live.

However, I still remember one sentence that she said to me, "If you want to show your skill in speaking english, speak with some foreign, and believe yourself it's very important thing before you do that. We often feel fear if we want to speak with any foreign and about the grammar, but throw that feel, now you just believe and be brave to do it."

It really a magic word which out from her mouth, make my personality goes to the imagination, far away from my mind into the future that will happen to me, and now I can believe myself, I will fly away, far away and find my truly skill to the whole world.

Thank you Miss, you're the best teacher and first friend who will not forgot in my heart forever ...